Metabolisme protein biokimia

Dalam beberapa sel misalnya dalam bakteri, asam glutamat dapat mengalami proses deaminasi oksidatif yang menggunakan glutamat dehidrogenase sebagai katalis. Protein yang terdapat dalam makanan di cerna dalam lambung dan usus menjadi asam-asam amino yang diabsorpsi dan di bawa oleh darah ke hati.

Bahkan terkadang ada pula yang mengandung P,Fe, dan Cu. Masing-masing protein mengalami proses penguraian dan terjadi sintesis protein baru, tanpa ada sel yang mati. Hati berfungsi sebagai pengatur metabolisme protein biokimia asam amino dalam darah. SARAN Mengingat pentingnya zat gizi bagi tubuh, hendaknya kita selalu berusaha mengkonsumsi makanan yang mampu memenuhi kebutuhan tubuh kita akan zat gizi metabolisme protein biokimia.

Kodon stop bertindak sebagai sinyal untuk menghentikan translasi. Metionin terlebih dahulu diubah menjadi homosistein, kemudian bereaksi dengan serin membentuk homoserin dan sistein.

Treonin diubah menjadi gllisin dan asetaldehida oleh enzim treonin aldolase. Pelekatan ini merupakan cara agar tRNA berfungsi. Sel-sel mati, lalu komponennya mengalami proses penguraian atau katabolisme dan dibentuk sel-sel baru.

Proses translasi suatu pesan RNA kedalam rantai polipeptida terjadi melalui tiga tahap: Gula pentose yang dikenal sebagai deoksiribosa, Asam pospat, dan Basa nitrogen, dibedakan atas dua tipe dasar yaitu: Proses tersebut dilaksanakan oleh enzim RNA polimerasi.

Pasangan kromosom itu disebut kromosom homolog. Untai DNA tersebut dinamakan untai anticoding atau antisense; untai DNA yang tidak ditranskripsikan disebut untai pengkode atau untai sense. Jadi mRNA adalah kodon. Protein memiliki fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu pembangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh.

Protein nabatiyaitu protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan contohnya kacang kacangnya. Sintesis protein Sebagian besar pada akhirnya diekspresikan sebagai protein. Proses ini disebut transkripsi. Reaksi terakhir ini melengkapi tahap reaksi pada siklus urea. Reaksi Metabolisme Asam Amino Tahap awal pembentukan metabolisme asam amino, melibatkan pelepasan gugus amino, kemudian baru perubahan kerangka karbon pada molekul asam amino.

Transaminasi Transaminasi adalah proses katabolisme asam amino yang melibatkan pemindahan gugus amino dari satu asam amino ke asam amino lain. Berdasarkan eksperimen di atas serta diperkuat oleh pendapat G. Dengan demikian akan terjadi heliks gandayang baru dan proses terbentunya molekul DNA baru ini disebut replikasi, urutan basa purin dan piramidin pada molekul DNA menentukan urutan asam amino dalam pembentukan protein.

Jika searah putaran jarum jam putaran ke kanan terjadi urutan karboksil-residu-amina maka ini adalah tipe d. Benda — benda tersebut disebut kromosom. Peptidase terbagi atas Endopeptidase dan Eksopeptidase, endopeptidase memecah secara internal kemudian menggabungkan pecahan itu menjadi frakmen peptida yang besar contohnya pepsin dan tripsin.

Metabolisme Protein dalam Tubuh

Semua enzim transaminase tersebut dibantu oleh piridoksalfosfat sebagai koenzim. Setelah proses transkripsi selesai maka m-RNA akan segera bergerak meningggalkan inti sel menuju sitoplasma untuk melakukan proses selanjutnya translasi.

Pengertian dan Proses Metabolisme Protein yang Terjadi Dalam Tubuh

Cara sederhana untuk mengidentifikasi isomeri ini dari gambaran dua dimensi adalah dengan "mendorong" atom H ke belakang pembaca menjauhi pembaca. Hal ini dikarenakan gen eukariotik yang akan diekspresikan sebagai protein mengandung sekuens-sekuens penghalang yang tidak ditranslasi yang disebut intron.

Sebagai katalis pada pembentukan sitrulin adalah ornitin transkarbamilase yang terdapat pada bagian mitokondria sel hati.

Asam-asam amino dikarboksilat atau asam diamino diabsorbsi lebih lambat daripada asam amino netral. Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai proses metabolisme protein serta peran fungsi di dalma tubuh, semoga dengan adanya pembahasan ini semoga menambah wawasan dan pengetahuan pembaca semua, semoga bermanfaat.

Dogma genetik dapat metabolisme protein biokimia secara skematis sebagai berikut.Proses metabolisme protein dimulai dari proses pencernaan di mulut sampai menunjukan usus halus sampai di usus halus, dilanjutkan dengan proses metaabolisme asam amino.

Protein di absorpsi di usus halus dalam bentuk asam amino masuk kedalam darah. Dalam Author: Fachrurrozies. Metabolisme diatur oleh protein, seperti kadar hormon-hormon dalam tubuh dan berbagai aktivitas yang di dalamnya berkuasa atas peran protein.

Dalam pembelahan sel di dalamnya juga terdapat peran protein yakni bertindak mengisi sel-sel yang rusak, serta menjamin pasokan kontan sel-sel yang sehat.

Selain itu dapat pula berfungsi sebagai protein yang aktif seperti enzim yang berperan sebagai katalisator segala proses biokimia dalam sel. Protein aktif selain enzim yaitu hormon, hemoglobin, protein yang terikat pada gen, toksin, anti bodi atau anti gen dan lain-lain.

Protein lain memiliki fungsi struktural atau mekanis, seperti protein yang membentuk sitoskeleton, sistem perancah yang mempertahankan bentuk sel.

Protein juga penting dalam isyarat sel, tanggapan imun, sel, transpor aktif di seluruh membran, dan siklus sel. Makalah ini berjudul Metabolisme Protein untuk memenuhi nilai mata kuliah Biokimia.

Penulis menyadari bahwa dalam menulis makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan, baik dari segi isi maupun sistematikanya oleh karena terbatasnya.

Metabolisme berasal dari bahasa Yunani ‘metabolismos’ yang artinya ‘perubahan’. Metabolisme adalah semua reaksi-reaksi biokimiawi yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup sampai tingkat seluler. Sama seperti makronutrisi karbohidrat dan lemak, ada metabolisme protein yang terjadi dalam tubuh organisme.

Ketiga metabolisme ini saling berhubungan dan memainkan peranan penting dalam .

Metabolisme protein biokimia
Rated 5/5 based on 78 review